Jika 15 atau 20 tahun ke depan banyak ditemukan pengrawit dan sinden di Ponorogo, itu mungkin salah satu kontribusi dari SMPN 2 Balong.
Dalam rangka merayakan ulang tahunnya ke-40, sekolah yang berada Kabupaten Ponorogo bagian Selatan ini menggelar lomba karawitan tingkat SD sederajat pada Sabtu (25/5/2025).
Pada lomba tersebut, sebanyak 33 grup tampil sempurna memainkan gamelan, berpadu harmonis dengan alunan tembang Jawa yang dilantunkan para sinden cilik.
Kepala SMPN 2 Balong, Himawan Setiyono, mengungkapkan bahwa lomba karawitan ini merupakan agenda tahunan yang telah rutin dilaksanakan oleh sekolahnya.
Ia percaya, budaya hanya akan hidup jika terus dipraktekkan dan diwariskan, dan itulah yang coba diwujudkan oleh SMPN 2 Balong.
“Ini adalah festival yang setiap tahun kita adakan untuk nguri-nguri budaya Jawa. Alhamdulillah, antusiasme peserta setiap tahun terus meningkat,” ujarnya.
Ajang ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang hadir dan menyaksikan langsung lomba tersebut. Ia menyampaikan kebanggaannya atas dedikasi SMPN 2 Balong dalam melestarikan budaya daerah.
“Saya mencatat SMPN 2 Balong ini prestasinya sudah tidak diragukan. Anak didiknya hebat, kepala sekolahnya inovatif, dan gurunya luar biasa getol serta telaten,” puji Kang Bupati.
Bagi Kang Bupati, kegiatan seperti ini bukan hanya soal kesenian, tetapi juga tentang membentuk karakter dan identitas generasi penerus.
“Wong Jowo ojo ilang Jowone. Melalui pendidikan seperti ini, saya berharap anak-anak menjadi generasi yang tangguh secara SDM dan akhlaknya, serta menjadi generasi yang berbudaya,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Kang Bupati juga meresmikan Gedung Aula Serbaguna “Graha Setya Daba” milik SMPN 2 Balong, sebagai bentuk dukungan terhadap fasilitas pendidikan yang memadai.
Sebagai puncak perayaan HUT ke-40, SMPN 2 Balong juga akan menggelar Pagelaran Wayang Kulit Dalang Cilik pada malam harinya. Pagelaran ini menjadi penutup yang sarat makna dalam merayakan perjalanan panjang sekolah sekaligus meneguhkan komitmen dalam pelestarian seni dan budaya Jawa.