PONOROGO – Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan keagamaan, khususnya Madrasah Diniyah Takmiliyah (Madin).
Setelah sebelumnya memberikan insentif bagi seluruh guru madin, kini Pemkab menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sebagai bentuk dukungan tambahan bagi lembaga pendidikan keagamaan tersebut.
Pada penyaluran perdana, BOSDA diberikan untuk mendukung operasional madrasah selama tiga bulan. Bantuan ini melengkapi BOSDA dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah lebih dulu disalurkan untuk enam bulan operasional.
Kang Bupati Sugiri Sancoko, di depan pengurus DPAC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se Kabupaten Ponorogo yang baru ia lantik di Pendopo Agung, Sabtu (14/6/2025), menegaskan bahwa madrasah diniyah memiliki peran penting menentukan hitam dan putihnya anak-anak Ponorogo di masa mendatang.
Dengan bantuan operasional tersebut, ia berharap dapat membantu madin menguatkan perannya dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
“Ini komitmen kita bersama, bagaimana anak-anak kita tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak, sopan santun, dan peradaban Islam yang baik. Benteng mereka menghadapi zaman adalah Al-Qur’an, keteladanan, dan nilai-nilai moral,” tegas Kang Bupati.
Meskipun kemampuan anggaran daerah masih terbatas, Kang Bupati menegaskan akan terus berupaya menambah dukungan bagi ratusan lembaga pendidikan diniyah yang ada di Kabupaten Ponorogo.
“Walaupun belum banyak, izinkan kami tetap berusaha sesuai dengan kekuatan keuangan kita. Kalau nanti Pendapatan Asli Daerah (PAD) benar-benar tembus Rp1 triliun, kami akan membuka ruang lebih luas untuk kesejahteraan,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepada para pengurus FKDT yang baru saja dilantik, ia menyampaikan harapan besar agar organisasi ini menjadi garda terdepan dalam membina dan mengembangkan pendidikan diniyah di Ponorogo.
“Saya berharap FKDT ke depan semakin keren dan luar biasa. Saya titip mimpi besar kepada panjenengan semua untuk melahirkan generasi yang berakhlak, berilmu, dan bisa menjadi teladan di masa depan,” pungkasnya.