Kang Bupati Dorong PMI Kelola Remitansi untuk Investasi Produktif

PONOROGO – Pekerja Migran Indonesia (PMI) perlu memiliki pemahaman yang baik terkait pengelolaan keuangan selama bekerja di luar negeri. 

Menurut Kang Bupati, remitansi yang dikirimkan PMI sebaiknya tidak hanya digunakan untuk konsumsi, tetapi juga diarahkan pada investasi yang produktif.

“Saya punya mimpi besar bagaimana remitansi bisa produktif. Jangan sampai investasinya mati dan tidak memberi efek domino,” ujar Kang Bupati Sugiri Sancoko, saat menghadiri Gathering Pekerja Migran bersama BRI Ponorogo di Ballroom Amaris, Rabu (13/8/2025).

Ia mencontohkan, banyak PMI yang sepulang dari luar negeri menggunakan sebagian besar pendapatannya untuk ‘konsumsi’, namun setelah itu bingung menentukan langkah berikutnya.

“Mari kita beralih ke gengsi produktif. Itu yang saya pikirkan bersama Disnaker untuk pasca-kerja di luar negeri,” kata Kang Bupati.

Selain pengelolaan keuangan, ia juga menekankan pentingnya PMI meningkatkan keterampilan dan menggali potensi selama bekerja di luar negeri. 

Harapannya, ketika kembali ke tanah air, para PMI sudah memiliki bekal yang memadai untuk membuka usaha atau bekerja sesuai minat.

“Sisa-sisa remitansi kita gunakan menjadi remitansi produktif. Kalau njenengan sudah hebat SDM-nya di luar negeri, maka saat pulang punya modal luar biasa untuk berkembang,” ucapnya.

Pemkab Ponorogo, jelasnya, melalui program pembinaan dan pemberdayaan, juga menyediakan berbagai pelatihan untuk PMI purna. 

Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan usaha, pendampingan kewirausahaan, serta pelatihan dan pendampingan pengelolaan keuangan agar para PMI dapat lebih siap membangun masa depan yang mandiri secara finansial.

Bagikan