PONOROGO – Membuka lembaran baru, Pemkab Ponorogo bakal merelokasi TPA Mrican ke lahan baru yang lebih luas. Pasalnya lahan sempit seluas 1,9 hektar itu, kini sudah tidak lagi ideal untuk menampung dan mengolah sampah.
Meski saat ini sudah menerapkan pengolahan sampah menjadi RDF (Refuse-Derived Fuel), tapi kapasitasnya hanya mampu mengolah 40 ton per hari. Padahal ada 120 ton sampah yang masuk ke TPA ini setiap harinya.
Artinya, ada surplus 80 ton per hari yang terus menambah beban TPA yang sudah 32 tahun lamanya menampung sampah sisa-sisa konsumsi masyarakat Ponorogo tersebut.
“TPA Mrican sudah lama over capacity, maka kami putuskan untuk relokasi agar lebih efektif menampung dan mengolah sampah,” ucapnya,” ucap kang Bupati Sugiri Sancoko, ketika ditemui saat meninjau pendampingan KLH di TPA Mrican, Rabu (6/8/2025).
Lahan seluas 9 hektar milik Perhutani kini sedang proses pemanfaatan. Tidak sendiri, Pemkab Ponorogo didampingi langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Harapannya, TPA baru tersebut benar-benar ideal sebagai tempat menampung dan mengolah sampah.
“Kami didampingi Kementerian LH, agar cara kami relokasi tepat. Misalnya masalah pengolahan lindi, kemudian tempat titik sampah pertama, sampah organik, sampah non organik, dan sebagainya, bisa tepat,” ujarnya.
Di tempat baru tersebut, pengolahan sampah diharapkannya mampu dilakukan dengan kapasitas lebih besar.
“Di tempat baru, RDF bisa kita klonig, 2 atau bahkan 4 kali lipat dari kapasitas saat ini,” ucapnya.
Tidak hanya soal hilir, jelas Kang Bupati, pemkab juga mulai menata ulang strategi dari hulu. Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah telah disahkan. Kini, tinggal diturunkan menjadi Peraturan Desa (Perdes) agar sampah di hulu bisa dikelola lebih maksimal.
Dengan regulasi itu, proses pemilahan dan pengolahan bisa diterapkan sejak di rumah tangga atau desa. TPA akan difungsikan hanya sebagai tempat akhir bagi residu, sampah yang benar-benar tak bisa diolah lagi di tingkat hulu. “Kalau hulu kuat, hilir tak akan sesak,” tegasnya.