Jago, Ratusan Rider Cilik Adu Kecepatan Tunggangi Push Bike

PONOROGO – Minggu, (21/9), Jalan Alun-alun utara Ponorogo kembali menjadi arena balap sepeda tanpa pedal atau push bike. Suasana meriah begitu terasa ketika 118 rider cilik tengah bersiap di garis start untuk memulai lomba.  

Tampil lengkap dengan helm dan pelindung diri, para rider cilik tampak percaya diri memacu sepeda mininya. Sorakan keluarga dan penonton yang hadir menambah keseruan pertandingan.

Tak hanya dari Ponorogo, acara yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Olahraga Nasional itu, menarik rider cilik dari berbagai daerah untuk turut ambil bagian. Ada dari Mojokerto, Solo, Kediri, Malang, Tulungagung, hingga Kalimantan Timur.

Sesuai kelompok usia, ratusan rider cilik itu berlaga dalam lima kategori, yaitu 2023 Mix, 2022 Boys & Girls, 2021 Boys & Girls, 2020 Boys & Girls, dan 2019 Boys & Girls.

Perlombaan push bike yang dirancang dengan mendorong sepeda, menjadi sarana bagi anak-anak untuk aktif secara fisik. Dengan didampingi keluarga, anak akan belajar fokus sekaligus menjaga keseimbangan tubuh.

Kang Bupati Sugiri yang hadir untuk memberangkatkan pertandingan turut menyemangati para peserta. 

Ia meyakini, lomba push bike tidak hanya menjadi sarana anak-anak untuk aktif secara fisik, tetapi juga membentuk karakter tangguh, berani, dan pantang menyerah..

“Selamat datang di Ponorogo dan selamat bertanding anak-anak hebat. Push bike membuat anak-anak bergerak, mengurangi gadget. Juga menumbuhkan karakter tangguh, pejuang, karakter sportif, dan yang pasti sehat,” ungkapnya.

Bagikan