Bunda Lisdyarita Hadiri Pengajian Peringati Haul Syech Abdul Qodir Jaelani

PONOROGO – Suasana khidmat dan kebersamaan menyelimuti Peringatan Haul Syech Abdul Qodir Jaelani di Desa Dayakan, Kec. Badegan, Kabupaten Ponorogo, Senin malam (13/10/25).

Dipusatkan di halaman SDN 3 Watubonang, Haul diperingati dengan pengajian umum oleh KH Amin Maulana Budi Hardjono.

Wakil Bupati Bunda Lisdyarita nampak hadir dan berbaur bersama ratusan masyarakat.

Sebelum pengajian, acara diawali dengan pembacaan sholawat yang diikuti jamaah dan dilanjutkan persembahan tari sufi.

Sebagai ulama besar yang menguasai banyak keilmuaan islam, Syech Abdul Qodir Jaelani dikenal dengan julukan raja para wali. Beliau memiliki kealiaan dalam ilmu fiqih dan ushul fiqih serta mendalami imu tasawuf berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah.

Di sisi lain, semasa hidupnya, Syech Abdul Qodir Jaelani juga dikenal dengan sosok yang senantiasa zuhud, tawadhu, menjaga ibadahnya, serta kedermawanannya yang luar biasa.

Dengan jasa besar itulah, Bunda Lisdyarita berharap masyarakat mampu meneladani sifat Syech Abdul Qodir Jaelani dan senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Masyaallah, malam ini bersama-sama kita mengaji, sholawat, hingga belajar budaya. Semoga pengajian ini barokah dan kita bisa meneladani kisah Syech Abdul Qodir Jailani,” ungkapnya.

Sementara itu, meneladani Syech Abdul Qodir Jailani, KH Amin Maulana Budi Hardjono dalam tausyiahnya menjelaskan salah satu tugas manusia di bumi ialah sebagai khalifah. 

Sebagai hamba Allah yang menempati bumi, manusia wajib menjaga kelestarian alam semesta dan menyebarkan kebaikan terhadap sesama.

“Manusia itu bukan satu-satunya makhluk tapi salah satu makhluk yang menempati jagad raya. Manusia ditunjuk gusti Allah sebagai khalifah, sebagai pemimpin yang mengusung cinta di bumi,” ungkapnya.

Bagikan