Fun Run HKN di Ponorogo: Bangun Kebiasaan Berolahraga dan Gaungkan Kampanye Hidup Sehat

PONOROGO – Olahraga lari kini menjadi tren positif sekaligus bagian dari gaya hidup sehat. Di Ponorogo, event lari selalu hadir dalam berbagai acara dan sukses menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda.

Terbaru, pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, lebih dari seribu peserta memadati halaman Gedung Terpadu Ponorogo untuk mengikuti Fun Run, Sabtu (1/11/2025).

Diberangkatkan langsung oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko, para peserta tampak bersemangat menjelajahi lingkar kota Ponorogo.

Rute sejauh 5 kilometer yang meliputi Jl. Basuki Rahmad, Jl. D.I. Panjaitan, Jl. Ki Ageng Kutu, Jl. Sekar Putih Timur, Jl. Sekar Putih, hingga kembali ke Gedung Terpadu berhasil mereka tuntaskan. 

Kabut pagi dan udara segar menambah semangat para pelari menapaki lintasan fun run.

Sebagai bentuk apresiasi, 500 peserta dengan waktu finis tercepat berhak mendapatkan medali dan berbagai doorprize menarik.

Kang Bupati Sugiri menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta, terutama dari kalangan muda. Ia menilai event seperti ini bukan sekadar tren, melainkan cara efektif untuk menjaga kesehatan.

“Fun run ini langkah awal untuk mengingatkan kita agar selalu menjaga kesehatan. Mudah-mudahan kesehatan terus berpihak kepada kita, karena sehat itu penting dan mahal harganya,” ujarnya.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti menjelaskan bahwa fun run dipilih sebagai media kampanye untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan. 

Ia mengajak membiasakan berolahraga atau beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari.

“Sebagaimana yang kita gaungkan kepada masyarakat, hidup sehat bisa dimulai dengan aktivitas fisik secara rutin. Melalui fun run ini, diharapkan tumbuh semangat untuk terus bergerak dan berolahraga,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa rangkaian peringatan HKN di Ponorogo akan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan menarik. Di antaranya penyerahan bantuan alat kesehatan untuk pondok pesantren, pelatihan rescue water di Telaga Ngebel, serta parade edukasi kesehatan.

“Puncaknya akan digelar pada 16 November berupa parade edukasi kesehatan dengan pawai bertema kesehatan, diikuti oleh puskesmas, rumah sakit, dan organisasi profesi kesehatan di Jl. Hos Cokroaminoto,” tambahnya.

Bagikan