Empat Tahun Pimpin Kemenag, Nurul Huda Sebut Ponorogo Teladan Kolaborasi Antar Lembaga

Jika soal kolaborasi dan sinergi lintas stakeholder, Ponorogo bisa menjadi contoh nyata. 

Nurul Huda, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo, yang kini mengemban tugas baru sebagai dosen di UIN Tulungagung merasakannya secara langsung. 

Selama empat tahun memimpin Kemenag Ponorogo, Nurul Huda merasakan kuatnya sinergi antar lembaga. 

Ia bahkan menyebut Ponorogo sebagai satu-satunya daerah di mana Kemenag masuk dalam jajaran ‘Forkopimda’.

Karena itu, KISKO (Koordinasi, Informasi, Integrasi, Sinkronisasi, dan Kolaborasi) dapat berjalan dengan baik di Ponorogo, tidak hanya dengan instansi di bawah Kemenag, tetapi juga bersama Pemerintah Kabupaten, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Alhamdulillah dengan  itu semua kondisi AAT (Adem, Ayem, dan Tentrem) di Ponorogo bisa tercipta sampai saat ini,” ucapnya saat pisah kenang, Rabu (14/1/2026) di Kantor Kemenag Ponorogo. 

Hal tersebut diamini oleh Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyasrita. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergi antar lembaga yang pertama kali dibangun di Bumi Reog menjadi kunci keberhasilan berbagai program dan upaya kebaikan yang dilakukan.

Ia menyampaikan banyak hal yang telah diberikan Nurul Huda selama di Ponorogo.  

Ia berdoa di tempat  tugas yang baru semakin dilancarkan oleh Tuhan yang Maha Esa.

“Terima kasih atas semuanya. Kami di sini pasti akan merindukan panjenengan. Meskipun tidak lagi bertugas di Ponorogo, kami tetap mengharapkan doa dan nasihatnya,” ucapnya.

Bagikan