Sebanyak 74.146 warga Ponorogo menerima manfaat penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sepanjang 2025.
Bantuan itu didominasi program produktif, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, permodalan usaha, hingga jaminan sosial.
Besarnya cakupan penerima tak lepas dari solidnya kerja sama Baznas dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam menghimpun dana ZIS.
Sepanjang 2025, dana yang terkumpul mencapai Rp 8,9 miliar, dengan kontribusi terbesar berasal dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab.
Plt Bupati Bunda Lisdyarita, mengapresiasi peran Baznas dalam mendorong kemandirian ekonomi warga, saling mengisi dan menguatkan dengan program pemberdayaan Pemkab Ponorogo.
Apresiasi itu ia sampaikan saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Baznas di Kantor Baznas Ponorogo, Rabu, (21/1/2026).
“Kami mengapresiasi Baznas karena bantuannya nyata. Mulai dari beasiswa pendidikan, kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, bantuan modal usaha, gerobak angkringan, hingga perbaikan rumah tidak layak huni,” ujar Bunda Lisdyarita.
Sejalan, Ketua Baznas Ponorogo, Kholid, mengatakan program yang dijalankan lembaganya tidak disusun di ruang hampa.
Penyaluran ZIS, kata dia, selalu mengacu pada kebutuhan riil dan kemaslahatan masyarakat.
Karena itu, Baznas terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, baik dalam penghimpunan maupun penyaluran dana, agar sejalan dengan agenda pemberdayaan masyarakat.
“Tujuan Baznas adalah kemaslahatan umat. Karena itu, kami siap mengiringi program-program pemberdayaan yang dijalankan pemerintah,” ungkap Kholid.