Luhur Karsanto kembali menakhodai Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo. Ia dilantik bersama Dewan Kehormatan dan jajaran pengurus PMI Ponorogo masa bakti 2026–2031 oleh Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo, Rabu (29/4/2026) di Pendopo Agung Ponorogo.
Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, yang turut hadir dalam pelantikan tersebut, menyampaikan apresiasi atas dedikasi PMI yang terus konsisten melayani masyarakat.
Menurutnya, PMI memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai upaya kemanusiaan, mulai dari pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, hingga penanganan persoalan sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
“PMI selalu hadir di garda terdepan dalam memberikan bantuan tanpa memandang latar belakang. Saya salut dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PMI,” ujarnya.
Melihat pentingnya peran tersebut, Bunda Lisdyarita meminta pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat.
“Dengan kerja sama yang baik, kami yakin PMI Ponorogo akan semakin kuat dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Senada, Ketua PMI Jawa Timur, Imam Utomo, menegaskan bahwa sesuai undang-undang, tugas utama PMI adalah menolong sesama manusia. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan PMI dalam menghadapi berbagai situasi.
“PMI harus hadir di tengah masyarakat bahkan sebelum bantuan diminta. Mitigasi, peralatan, dan logistik harus selalu tersedia,” tegasnya.
Sementara itu, Luhur Karsanto sebagai ketua terpilih menyampaikan komitmennya untuk memajukan PMI Ponorogo.
Di bawah kepemimpinannya, PMI akan terus berkontribusi dalam pembinaan kader kemanusiaan, pelayanan sosial dan kesehatan, serta peningkatan kesiapsiagaan bencana.
“Kami akan terus menjalin hubungan intensif dengan pemerintah maupun TNI/Polri, serta memastikan kualitas dan keamanan produksi darah semakin baik. Kami ingin memberikan kontribusi terbaik bagi Ponorogo,” pungkasnya.