Olahraga Kabaddi Makin Dilirik, FOKSI Ponorogo Gelar Kejurkab Pertama

Baru dua bulan terbentuk, Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Kabupaten Ponorogo langsung menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Kabaddi.

Berlangsung di Mahad UIN Kyai Ageng Muhammad Besari, Sabtu (9/5/26), kompetisi tersebut diikuti peserta dari berbagai berbagai kelompok usia.

Kabaddi merupakan olahraga beregu yang dimainkan oleh dua tim dengan memadukan unsur gulat dan kejar-kejaran.

Konsep dasar permainan ini adalah mencetak poin dengan menyerang area lawan untuk menyentuh atau menandai sebanyak mungkin pemain bertahan, lalu kembali ke area sendiri tanpa tertangkap saat menahan napas.

Ketua Umum FOKSI Ponorogo, Riza Arif Achmadi, mengatakan Ponorogo memiliki potensi besar dalam cabang olahraga kabaddi. Sejumlah atlet asal Ponorogo bahkan telah beberapa kali meraih prestasi hingga tingkat nasional.

Kejurkab Kabaddi pertama di Ponorogo ini, kata Riza, menjadi wadah untuk mematangkan kemampuan atlet sekaligus ajang seleksi untuk menghadapi kompetisi tingkat lebih tinggi.

Atlet terbaik nantinya akan menjadi bagian dari kontingen Ponorogo pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026 dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

“Agenda ini dilakukan untuk menyeleksi atlet yang akan mengikuti Kejurprov pada 16-17 Mei di Surabaya dan Porprov 2027. Kita ingin bersama-sama membangun Ponorogo lebih hebat lewat olahraga,” ujarnya.

Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengaku kagum melihat ketangkasan dan kekompakan para atlet saat bertanding.

Ia yakin kabaddi memiliki peluang besar berkembang di Ponorogo apabila para atlet terus berlatih secara konsisten.

Bunda Lisdyarita juga menyatakan dukungan penuh terhadap perkembangan cabang olahraga tersebut agar semakin produktif menggelar kompetisi dan pembinaan atlet.

“Luar biasa, olahraga baru kabaddi hadir di Ponorogo. Kalian punya kesempatan besar untuk menjadi atlet sukses. Teruslah berlatih dengan semangat luar biasa dan berprestasi,” ungkapnya.

Senada, Ketua Umum FOKSI Jawa Timur, Istiowati, mendorong agar olahraga kabaddi semakin diperkenalkan kepada generasi muda, termasuk melalui lingkungan sekolah.

Menurut dia, semakin luas pembinaan dilakukan, semakin besar pula peluang Jawa Timur melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Kunci sukses dalam aktivitas maupun latihan adalah ketekunan. Kami berharap kabaddi bisa hadir di seluruh sekolah, mulai SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Bagikan