
Bakti sosial dalam rangka TP PKK Kabupaten peduli terus berlanjut. Kini giliran Kecamatan Ngebel menjadi target dimana ada lima desa yang dikunjungi Rabu (9/2/2022). Diantaranya Desa Ngrogung, Wagir Lor, Sahang, Ngebel dan Sempu.
Selengkapnya …

Bakti sosial dalam rangka TP PKK Kabupaten peduli terus berlanjut. Kini giliran Kecamatan Ngebel menjadi target dimana ada lima desa yang dikunjungi Rabu (9/2/2022). Diantaranya Desa Ngrogung, Wagir Lor, Sahang, Ngebel dan Sempu.
Selengkapnya …
Rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional 2022 yang digelar Komunitas Wartawan Ponorogo (KWP) ditutup dengan kegiatan bakti sosial dan tasyakuran di Balai Wartawan Ponorogo Jl. Raden Saleh Tamanarum, Ponorogo, Rabu (9/2/2022).
Selengkapnya …
Upaya Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk menjadikan area wisata Telaga Ngebel sebagai “wisata pemikat” di Kabupaten Ponorogo terus dilakukan. Selain sudah mulai merancang menyiapkan aksesibilitas dan atraksi wisata, Pemkab Ponorogo mempersiapkan masyarakat untuk “sadar wisata”.
Hal ini seperti dilakukan Kang Bupati Sugiri Sancoko ketika turut menghadiri Penyaluran Bantuan Sembako, Program dari TP PKK Ponorogo bersamaan dengan sosialisasi pencegahan stunting dan penggunaan dana RT di Desa Talun, Pupus, dan Gondowido Kecamatan Ngebel, Selasa (8/2/2022).
Selengkapnya …
Jelang perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh tanggal 9 Februari, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyelenggarakan launching kenduri pertanian terintegrasi sebagai bagian dari serangkaian perayaan HPN di Ponorogo.
Kenduri pertanian terintegrasi ini dilaksanakan sehari lebih awal Senin (8/2/2022) bersamaan dengan penyambutan hari ulang tahun ke-76 PWI. Acara yang diselenggarakan di rumah salah satu anggota PWI di desa Lembah, Kecamatan Babadan tersebut dihadiri oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko, Kapolres, Dandim, jajaran Forkopimda, Camat, Kepala Desa Lembah serta insan pers Media di Ponorogo.
Selengkapnya …
Kang Bupati Sugiri Sancoko berkali-kali menegaskan, pendidikan menjadi jalan penting untuk memulai kebangkitan dan memperbaiki masa depan. Sedangkan keberhasilan dalam pendidikan, peran guru dan orang tua mempunyai posisi yang sangat penting. Atas dasar ini Kang Bupati menyampaikan apresiasinya kepada Program Parenting dengan tema Membangun Sinergi antara Sekolah, Orang Tua dan Anak yang digagas SMPN 1 Mlarak Ponorogo.
Hal ini Kang Bupati sampaikan ketika membuka Program Parenting dengan tema Membangun Sinergi antara Sekolah, Orang Tua dan Anak di SMPN 1 Mlarak Ponorogo, Senin (7/2/2022).
Selengkapnya …
Apel pagi yang dilaksanakan tiap awal pekan menjadi agenda penting guna mendisiplikan para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten. Pada Senin (7/2/2022) apel pagi dilaksanakan di Halaman Pendopo dengan Sekretaris Daerah Agus Pramono sebagai pembina. Pada kesempatan tersebut, setidaknya ada tiga informasi yang disampaikan.
Selengkapnya …
Mengawali akhir pekan ini Senin (7/2/2022) Kang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko melakukan apel pagi di dinas Kominfo.
Apel yang memang dijadwalkan berkeliling tiap dinas dinilai penting terlebih diluar kawasan kantor bupati. Dan hari ini giliran Kominfo yang apel paginya dihadiri langsung Kang Bupati.
Selengkapnya …
Ditemukannya banyak situs purbakala di Ponorogo tentu menjadi nilai plus sekaligus suatu pertanda jika memang Bumi Reog memiliki segudang sejarah yang mana belum semua terungkap.
Dengan diresmikannya situs purbakala di Desa Pintu Kecamatan Jenangan, Minggu (6/2/2022) menjadi bukti keseriusan keinginan pemerintah guna mengelolanya.
Selengkapnya …
Lomba burung berkicau hingga saat ini memang masih menjadi hobi masyarakat Ponorogo. Keindahan suara burung yang dipertandingkan nyatanya mampu menyedot antusiasme masyarakat tergolong tinggi.
Selengkapnya …
Membangun generasi peduli sampah sejak dini, menjadi target masyarakat Desa Ngrukem ketika meluncurkan “Program Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi dan Edukasi” dengan anak-anak usia SD menjadi penggeraknya. Anak-anak akan menjadi agen-agen pemilah sampah di rumahnya masing-masing.
Seperti dijelaskan Rido Kurnianto Ketua Program tersebut, alasan memilih anak-anak sebagai penggerak utamanya, karena pengelolaan sampah bisa berhasil jika muncul kesadaran dari dalam diri masyarakat. Sedangkan kesadaran sendiri akan tumbuh lebih mudah jika ada pengenalan dan pembiasaan sejak dini.
Selengkapnya …